Kementrian ESDM: 11 Perusahaan Tambang Siap Hilirisasi Batu Bara Hingga 2030

Apr 12, 2022

Menurut Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Lana Saria; hingga saat ini ada sekitar 11 perusahaan tambang yang sudah siap melakukan proyek hilirisasi batu bara hingga tahun 2030. 

11 perusahaan diantaranya: PT Bukit Asam, PT Kaltim Prima Coal, PT Kaltim Nusantara Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Multi Harapan Utama, PT Adaro Indonesia, PT Kideco Jaya Agung, PT Berau Coal, PT Megah Energi Khatulistiwa, dan PT Triveni.

Selain mengubah batu bara menjadi DME, PTBA dikabarkan akan memproduksi coal briquetting hingga 30-40 ribu ton per tahun dan briket hingga mencapai 10-20 ribu ton per tahun. 

Sobat Konsultan, sebenarnya DME itu apa sih? 

Jadi DME itu adalah senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan dan tidak beracun, tidak merusak ozon, tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, mempunyai nyala api biru, memiliki berat jenis 0,74 pada 60/60oF.

Dari 11 perusahaan tersebut, setidaknya ada dua perusahaan yang sudah mulai memproduksi dari proyek hilirisasi ini yaitu PT Megah Energi Katulistiwa dan PT Triveni, kata Lana.

PT Triveni sendiri akan memproduksi coal upgrading briquetting sebesar 130 ribu per ton per tahun. Perusahaan ini juga akan meningkatkan nilai tambah dengan memproduksi briket 79-85 ribu ton per tahun.

PT Mandiri Inti Perkasa dan Borneo Indobara yang akan dikabarkan akan menyusul dalam proyek strategis ini. 

Proyek gasifikasi batu panas ini sebagai bentuk dukungan badan usaha pertambangan terhadap visi pemerintah untuk mencapai net zero emission 2060, ucap Lana. Selain itu, program ini juga mendorong perusahaan tambang untuk menghasilkan nilai tambah. 

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia

Exit mobile version