Nusantara, Ibu Kota Baru Dengan Sumber Daya Alam Melimpah

Mei 29, 2022

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berlokasi di Kalimantan Timur sudah diperkirakan dengan memerlukan waktu sampai dengan 20 sampai 25 tahun lagi.

Proyek besar tersebut juga memakan biaya sekitar Rp 466 triliun. Dari segi geografis pertambangan, IKN Nusantara dikelilingi oleh sumber daya alam yang sangat melimpah.

Harta melimpah dari alam itu seperti gas bumi, batu bara, perak sampai dengan emas. Lalu seberapa besar sumber saya alam yang diketahui ada di sekitar IKN Nusantara tersebut?

Wilayah Kalimantan Timur adalah satu lokasi yang memiliki cadangan minyak dan gas bumi sangat melimpah. Bahkan Presiden Joko Widodo sebelumnya juga telah mencanangkan proyek hulu migas di wilayah itu, yakni proyek Indonesia Deepwater Development (IDD).

Lokasi proyek IDD ini berada di Kutai Basin, tepatnya di lepas pantai Kalimantan Timur. Untuk saat ini, pengelolaan memang masih di bawah Chevron Indonesia Company Ltd (CICO), dan nantinya akan dilepas kepemilikan sahamnya. Diperkirakan proyek ini bakal menghasilkan 844 juta kaki kubik per hari serta 27 ribu barel minyak setiap harinya.

Terdapat cadangan batu bara sekitar 5,86 miliar ton dan cadangan sebesar 386, 63 juta ton. Keberadaan sumber daya batu bara ini juga sudah didukung oleh kawasan industri, seperti Tanah Bumbu, Balikpapan, Bontang serta Ketapang.

Sumber daya alam emas dan perak rupanya juga diketahui berada di sekitar Kalimantan Timur. Cadangan emas di wilayah ini diketahui mencapai 40 juta ton, sementara untuk perak diketahui sebanyak 16 juta ton. Data tersebut berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Geologi pada bulan Juni tahun 2020 lalu. Saat ini di Kalimantan Timur ada dia Izin Usaha Pertambangan (IUP) emas dan perak yang sudah melakukan kegiatan operasi dan produksi.

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia

Exit mobile version