Reklamasi Tambang, Berhasil atau Tidak?

Nov 10, 2023

Hi, Sobat Arga! 🙌 Selain mematuhi peraturan reklamasi tambang, perusahaan juga perlu menetapkan kriteria keberhasilannya, sehingga tidak sembarangan dalam menjalankan aktivitas tersebut. Nah, untuk mengerti lebih lanjut mengenai kriteria keberhasilan reklamasi tambang yuk simak artikel dibawah ini!

Hi, Sobat Arga! 🙌 Reklamasi ditujukan untuk memperbaiki lingkungan sehingga turut mencegah bencana akibat aktivitas pertambangan. Aktivitas ini akan menata, memulihkan dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem. Pernahkah kamu bertanya bagaimana reklamasi tambang dikatakan berhasil atau tidak? Tentu saja pada hakikatnya sebuah perusahaan tidak boleh hanya melakukan reklamasi tambang begitu saja, namun ada kriteria yang harus diperhatikan. Kira-kira apa saja ya?

Penatagunaan Lahan

  • Pada kriteria ini, perusahaan pertambangan perlu memenuhi standar penilaian berupa penataan permukaan tanah dan penimbunan kembali lahan bekas tambang. Kemudian juga memenuhi standar penebaran tanah zona pengakaran.
  • Tidak lupa memenuhi standar pengendalian erosi dan pengelolaan air. Pada tahap penatagunaan lahan, perusahaan perlu memperhatikan bahwa tanah tidak boleh bercampur dengan partikel tambang seperti batu bara.
  • Jika ada unsur batu bara, tanah akan kurang subur. Bahkan tumbuhan akan mati sehingga proses reklamasi tidak akan berjalan optimal. Jadi, perusahaan harus memastikan mengikuti peraturan reklamasi tambang sepenuhnya.

Revegetasi

  • Standar penilaian yang digunakan adalah penanaman tanaman penutup atau cover crop, penanaman tanaman cepat tumbuh, penanaman tanaman jenis lokal dan pengendalian air asam tambang.
  • Setelah mengurus penataan lahan, maka selanjutnya memperhatikan horizon b (tanah bawah), top soil (tanah pucuk) lantas cover corp (tanah penutup). Berikutnya memperhatikan pass growing species (tanaman cepat tumbuh). 
  • Lanjutkan dengan tanaman jenis endemik (misalnya kayu ulin, kayu meranti, kau kapur, kayu kruing atau kayu pulai). Tanaman jenis endemik dapat berbeda untuk setiap daerah. Misalnya tanaman endemik Pulau Jawa umumnya berbeda dengan Pulau Sulawesi.

Penyelesaian Akhir

  • Standar penilaiannya berupa penutupan tajuk dan perawatan. Tahap ini menjadi titik pembangunan tata kelola pertambangan yang baik. Karena memang tata kelola pertambangan akan berpengaruh pada permasalahan lingkungan yang berkelanjutan, sehingga harus dilakukan secara tepat dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
  • Pengelolaan lahan tambang memerlukan orang yang berkompeten dan sesuai di bidangnya. Mulai dari penataan permukaan tanah sampai perawatan lahan tambang diatur keberhasilannya dalam kriteria keberhasilan reklamasi.
  • Karena penilaian keberhasilan reklamasi menjadi bagian penting dalam membangun proses pertambangan, pihak terkait perlu memahami dan menjalankannya secara tepat. Mulai dari dokumen rencana reklamasi sampai penempatan jaminan. Nantinya langkah terakhir dalam reklamasi adalah membuat laporan tahunan yang diserahkan ke gubernur. Laporan tersebut akan dievaluasi dan dinilai. Jadi, perusahaan pertambangan tidak sembarangan dalam menjalankan reklamasi tambang.
  • Berdasarkan Pasal 161 B Ayat (1) UU 3/2020, Pasal tersebut memuat kewajiban reklamasi bagi pihak yang bersangkutan dan adanya sanksi apabila tidak dijalankan. Bahkan sanksi akan mengarah pada pidana. Ancamannya ialah pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling besar Rp 100 miliar.

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia

Exit mobile version