METODE SURVEI GEOFISIKA
Survei Geofisika (Aktif dan Pasif)
Berdasarkan sumber medan yang digunakan, secara garis besar, survey geofisika dibedakan dalam pengukuran pasif dan pengukuran. Pengukuran pasif dilakukan dengan memenfaatkan sumber medan yang merupakan propertis bumi yang ada secara alamiah. Sedangkan pengukuran aktif dilakukan dengan membuat sumber usikan untuk mendaptkan tanggap (respon) bumi sebagai gambaran propertis yang ingin diketahui.
Survei geofisika pasif adalah survey yang dilakukan dengan memanfaatkan “medan”alamiah sebagai bagian propertis bumi. Sebagai contoh survey gravitasi dan survey magnetik. Dalam dua contao tersebut, medan alamiah yang digunakan sebagai sumber pasif adalah medan grafitasi dan medan magnet. Dilakukan pengukuran variasi spasila dari medan sumber pasif untuk menyimpulkan struktur bawah permukaan. Contoh propertis bumi yang lain yang dapat menjadi sumber pasif adalah produk peluruhan bahan radioaktif, medan listrik “tertentu” dan medan elektromagnetik “tertentu”.
Survei geofisika aktif, yang dilakukan adalah menginjeksikan “sinyal” kedalam bumi dan mengukur responnya. Sinyal yang digunkan bisa berupa arus listrik, sumber radioaktif, gelobang elastic, gelombang elektromagnetik. Respon bumi terhadap sinyal yang di injeksikan berkorelasi dengan propertis yang di lalui. Biasanya survey geofisika aktif menggunakan nama sesuai dengan sinyal yang di injeksikan ke dalam bumi.
Survei geofisika, baik pasif maupun aktif sama-sama memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.
Keuntungan dan kerugian Metode Pengukuran Geofisika Pasif dan Aktif.
AKTIF
Keuntungan:
- Sumber noise (derau) lebih terkontrol
- Pengendaian sumber dan sinyalanomali dapat dilakukan dengan lebih baik, karena bidang propagasi umumnya diukur.SimakBaca secara fonetik
- Banyak sumber dan tipe penerima respon, sehingga dapat mencakup banyak desain survei. Memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan
- Pengukuran aktif mampu memberikan sejumlah data yang dapat menampilkan rincian secara detail struktur bawah permukaan
Kerugian:
- Karena sumber dan respon harus disediakan oleh pengguna, maka alat yang digunakan jadi lebih komplek
- Operasional lapangan dan kebutuhan logistic lebih komplek serta membutuhkan waktu yang lebih lama
- Kemungkinan cakupan desain survei yang beragam menyebabkan biaya oparasional dan resiko kesalahan atau kegagalan jauh lebih tinggi
- Banyaknya data yang diperoleh seringkali menyulitkan penyimpanan dan interpretasi
PASIF
Keuntungan:
- Hanya membutuhkan peralatan sensor dan pencatat data dari sumber medan alami
- Operasional lapangan lebih efektif karena medan sumber tersedia, wilayah cakupan survey lebih luas untuk waktu pengukuran yang sama
- Penggunaan satu atau dua metode yang sudah mapan sehingga pengukuran dapat dilakukan dalam waktu singkat dengan hasil yang baik
- Seting interpretasi dapat dilakukan dengan seting komputasi sederhana dan cepat untuk data yang terbatas
Kerugian:
- Sumber noise sulit dikendalikan
- Integrasi sumber anomali geologi meliputi cakupan yang luas, sehingga identifikasi anomaly lebih sulit dilakukan
- Penggunaan satu atau dua metode yang sudah mapan bisa terasa mengganggu bila diperlukan beberapa penyesuaian berData yang terbatas seringkali tidak memungkinkan untuk interpretasi secara rincikait sumber anomali yang harus diukur
Untuk informasi & layanan konsultasi, hubungi: +62 822 2677 3131 (DETA) / + 62 812 5323 2236 (DWI)
Arga Dirga Mining Services
Email : Halo@Argadirga.com
Instagram : https://www.instagram.com/konsultan.t…
YouTube : https://www.youtube.com/@konsultan.tambang
TikTok : https://www.tiktok.com/@konsultan.tambang
Website : https://konsultantambang.id/
Twitter : https://twitter.com/arga_dirga31
LinkedIn : https://www.linkedin.com/company/pt-arga-dirga/mycompany/
