Tsingshan Holding Group: Raksaksa Logam Cina Yang Berencana Jual Aset di Indonesia

Sep 5, 2022

Tsingshan Holding Group adalah perusahaan baja dan nikel raksaksa dari Cina. Seperti yang diberitahukan sebelumnya yang berencana akan menjual sebagian asetnya yang ada di Indonesia, yakni yang ada di kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah kepada Baowu Steel Group yang sama-sama merupakan perusahaan asal Cina.

Kabar ini pun menjadi perbincangan hangat di dunia industri tambang nikel dunia. Lalu seperti apa latar belakang dari Tsingshan Holding Group tersebut?

Merujuk pada laman Wikipedia, Tsingshan Holding Group adalah perusahaan swasta di Cina, yang selama ini bergerak dalam industri baja stainless atau tahan karat dan juga nikel. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1988, dan pendirinya adalah pria bernama Xiang Guangda di Wenzhou. Tsingshan memiliki kantor pusat yang berada di Wenzhou, Cina.

Saat ini, perusahaan tersebut telah menjelma sebagai raksasa dunia dalam industri logam. Sejak tahun 2018, mereka dinobatkan sebagai produsen baja terbesar nomor 46 di dunia, yang menghasilkan sebanyak 9,29 juta ton baja di periode tersebut. Pada tahun 2020, media bisnis Fortune menempatkan perusahaan itu dalam 10 besar perusahaan terbesar dunia dalam kategori perusahaan produsen logam.

Secara harfiah, Tsingshan memiliki arti ‘gunung hijau’, dan saat ini telah memiliki pabrik pengolahan dan produksi atau smelter nikel yang tersebar di Indonesia, India dan juga Zimbabwe. Beberapa di antaranya yakni, smelter nikel dan pabrik baja di Lishui, Fuyang, Yangjiang dan Qingyuan. Kemudian pertambangan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, Indonesia, serta tambang bijih krom di Zimbabwe.

Di Indonesia sendiri, Tsingshan menjalin kerjasama bisnis dengan Bintang Delapan Group dalam menggarap proyek smelter nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang ada di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah sejak Mei 2017.

 

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia

Exit mobile version