Setelah beberapa rangkaian pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Presiden Jokowi, Elon Musk selaku CEO dari Tesla Inch mengaku tertarik untuk melakukan investasi di Indonesia. Perusahaan yang kemungkinan akan digandeng dalam kegiatan investasi tersebut yaitu PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Kendati demikian, kerjasama antara Aneka Tambang dan Tesla belum sampai pada kesepakatan apapun.
Direktur utama Aneka Tambang, Nikolas D. Kanter mengatakan bahwa perusahaannya adalah perusahaan BUMN yang akan diberikan fasilitas oleh pemerintah untuk melakukan penjajakan kerjasama bersama Tesla. Pihaknya menjelaskan bahwa sampai detik ini belum ada lanjutan dari kemungkinan kerjasama itu.
Pada pertemuan saat itu, pihak Tesla menanyakan mengenai potensi sumber daya yang saay ini dimiliki oleh Aneka Tambang. Pihak Aneka Tambang menjelaskan mengenai Environment, Social, Governance, atau ESG.
Baik Luhut, Nikolas, atau pemerintah Indonesia mengatakan bahwa rencana kerjasama antara Aneka Tambang dan Tesla belum mencapai kesepakatan resmi.
Disamping itu, invesitasi semacam ini membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Luhut mengatakan bahwa kesabaran dibutuhkan dalam kondisi semacam ini, sehingga ke depan investasi ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi bangsa dan negara seperti yang diharapkan banyak masyarakat Indonesia.
Luhut mengaku komunikasi dengan Tesla sudah terjalin sejak dua tahun yang lalu. Dalam perjalanannya, Elon Musk mengaku begitu tertarik untuk berinvestasi, utamanya setelah melihat fakta bahwa Indonesia begitu menjanjikan dalam upaya memenuhi kebutuhan ekosistem dari kendaraan listrik.
