Perusahaan tambang memiliki berbagai peralatan yang harus terkelola dengan baik.Jika salah satu peralatan rusak, maka pekerjaan akan terkendala atau dapat terhenti. Maka dari itu, diperlukan perawatan dan pemeliharaan alat berat yang baik dan benar.
Kira-kira apa saja?
1. Melakukan pengecekan alat berat sebelum dan sesudah dipergunakan (Preventive Maintenance)
Perawatan yang dilakukan dengan tujuan mencegah/memindahkan kemungkinan muncul gangguan/kerusakan pada mesin tanpa perlu menunggu adanya tanda-tanda kerusakan. Sebelum alat berat dipergunakan sebaiknya mencek alat berat terlebih dahulu seperti contoh bahan bakar secara rutin, sehingga tidak menutup kemungkinan kesiapan pada saat membutuhkan alat berat nantinya.
2. Perawatan Berkala (Periodic Maintenance)
Suatu usaha untuk mencegah timbulnya kerusakan yang dilakukan secara kontinyu dengan interval pelaksanaan yang telah ditentukan berdasarkan hour meter (HM).
Perawatan yang dilakukan setiap kali perawatan digunakan dalam jumlah jam operasi tertentu, disesuaikan dengan jumlah waktu yang ditunjukkan alat yang mencatat jam operasi pada alat tersebut.
Pemeriksaan bisa dilakukan setiap hari atau setiap minggu, berupa pemeriksaan kecukupan bahan bakar, air radiator, oli mesin sebelum dinyalakan, pemeriksaan fungsi hidrolik dan pemeriksaan baterai beserta kabelnya.
Pelaksanaan bisa dilakukan sendiri atau pihak lain (vendor) dengan memeriksa kondisi unit, mengganti pelumas dan mengganti suku cadang alat berat, meliputi:
a. Inspeksi Berkala
Pemeriksaan atau inspeksi harian sebelum unit dioperasikan dan pemeriksaan mingguan untuk mengetahui keamanan keadaan mesin. Waktu yang tepat memeriksa alat berat yaitu pagi hari sebelum mengoperasikan alat berat dan yang penting juga setelah selesai menggunakan alat berat harus dibersihkan.
b. Perawatan Berkala
Perawatan mesin atau unit yang teratur demi menjamin pengoperasian yang bebas dari kerusakan dan memperpanjang umur unit serta berkurangnya ongkos operasi unit.
Semua angka yang menunjukkan jumlah jam kerja terletak pada keterangan yang tertera pada check sheet didasarkan pada angka yang dilihat dalam service meter. Pada kondisi di lapangan saat beroperasi perlu mempersingkat jadwal waktu perawatan yang telah ditentukan.
3. Overhaul Maintenance (Jadwal Overhaul)
Perawatan yang dilakukan dengan interval tertentu sesuai dengan standar overhaul terhadap masing-masing komponen, merekondisi mesing atau komponen agar kembali ke kondisi sesuai standar pabrik. Dimana perawatan yang dilakukan untuk mengembalikan performa mesin kembali ke kondisi standar pabrik, juga memberikan usia kedua pada mesin dengan melakukan penggantian atau pemakaian ulang komponen sesuai petunjuk pemakaian menurut standar pabrik, hal ini mencegah terjadinya kerusakan harus dilakukan secara rutin.
Macam-macam overhaul, yaitu:
- Engine overhaul
- Transmission overhaul
- Final drive overhaul
- General overhaul
4. Condition Bade Maintenance
Perawatan alat berat yang bertujuan mengembalikan kondisi unit seperti semula (standar) dengan cara service seperti PPM, PPU yang hasil pengukuran disesuaikan dengan standar terbaru (service news dan modification progam).
Jenis perawatan yang dilakukan sesuai dengan kondisi mesin, hanya ketika ada indikator kerusakan pada mesin, baik kerusakan berat maupun ringan, perawatan dilakukan pada saat telah ditemukannya kerusakan yang terjadi, bukan sebelumnya.
