Pentingnya K3 di Dalam Pertambangan!

Apr 6, 2022

Sobat Konsultan, pasti tidak asing lagi dengan istilah K3? Apa itu? Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 merupakan segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja dengan upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Tujuan K3 yaitu untuk memelihara kesehatan dan keselamatan di lingkungan kerja. Tak hanya tenaga kerja saja, K3 ini juga melindungi rekan kerja, keluarga, konsumen, dan orang lain yang mungkin terpengaruh dengan lingkungan kerja. 

Bagi seorang pekerja dan perusahaan, K3  menjadi hal utama. K3 ini telah diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan, antara lain:

  1. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Undang-Undang terkenal sebagai aturan pokok K3. UU ini mengatur kewajiban perusahaan dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan kerja. 
  2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 4 tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Nah, untuk perusahaan dan sesama pekerja harus mengetahui tentang keselamatan kerja sesuai standar yang berlaku, salah satunya dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar. 

APD adalah alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang dengan fungsi untuk mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja.

Bentuk dari Alat Pelindung Diri yang sesuai dengan standar K3 adalah sebagai berikut:

  1. Helm Keselamatan
  2. Sabuk dan Tali Keselamatan
  3. Sepatu Boot
  4. Sepatu Pelindung
  5. Masker
  6. Penutup Telinga
  7. Kacamata Pengaman
  8. Sarung Tangan
  9. Face Shield / Pelindung Wajah
  10. Pelindung

Sudahkan Sobat menjalankan kebijakan K3 perusahaan tambang? Simak ulasan di bawah yuk!

Kebijakan K3 Perusahaan Tambang

Untuk K3 Pertambangan terkait dengan regulasi yang berlaku di Indonesia tertuang pada KEPMEN No.555.K/26/M.PE/1995. Pencegahan terhadap adanya Fatality (kematian) dan Penyakit Akibat Kerja menjadi salah satu target utama dalam proses pertambangan demi timbulnya rasa aman dan nyaman bagi pekerja agar bisa bekerja secara optimal dan produktif.

Struktur Organisasi Kebijakan K3 Perusahaan Tambang 

Sebagai delegasi dari kelapa perusahaan pertambangan, makan dibentuklah komite keselamatan yang bertanggung jawab pada tiap satuan kerja atau biasa disebut Safety Committee. Safety Committee ini mempunyai tugas sebagai konsultan kebijakan yang dimintai pendapat setiap kali perusahaan tambang akan mencetuskan aturan baru dengan memprioritaskan keselamatan para pegawai.

Safety Committee terdiri dari ketua, wakil, sekretaris, delegasi dari manajemen, dan beberapa perwakilan pegawai yang ditunjuk khusus. 

Kegiatan Konkret Kebijakan K3 Perusahaan Tambang

  1. Sosialisasi kepada Pegawai 

Sosialisasi merupakan hal yang penting untuk memastikan setiap pegawai mampu menjalankan peraturan keselamatan kerja yang berlaku dan mendapatkan hak sesuai dengan porsinya. 

  1. Standarisasi Perlengkapan dan Alat-alat Kerja

Selain mengedukasi, tugas komite juga mengecek peralatan dan semua piranti yang digunakan. Peralatan tersebut harus dipastikan apakah sudah memenuhi standar keselamatan atau belum. Standar yang digunakan biasanya SNI sesuai acuan minimun yang digunakan untuk indikator ini.

  1. Pengadaan Prasarana yang Bersifat Darurat

Dalam hal ini tugas komite adalah menyediakan peralatan yang sekiranya dapat digunakan dalam situasi yang tidak terduga. Dengan hal tersebut, kecelakaan kerja yang diakibatkan pada kesalahan teknis dapat diminimalisir.

  1. Pemantauan Lingkungan Kerja

Lingkungan kerja yang kondusif dan sehat juga tak luput dari pemantauan. Hal tersebut membuat produktivitas perusahaan tambang pun juga tidak terhambat. Konsentrasi pemantauan biasanya dilakukan pada intensitas cahaya, kebersihan dan sanitasi, polusi, dan lain sebagainya. 

  1. Program Sertifikasi Karyawan 

Kegiatan ini dilakukan untuk personil teknis ahli yang memiliki risiko tinggi ketika mengoperasikan alat-alat berat yang membutuhkan keahlian khusus. Tenaga ahli yang sudah bersertifikat dapat dipastikan keahliannya sebelum diizinkan untuk menjalankan mekanisme berat tersebut.

  1. Menjamin Keselamatan Tamu 

Selain menjamin keselamatan pekerja internal, keselamatan orang-orang yang berkunjung ke wilayah pertambangan juga menjadi tanggung jawab komite perusahaan. Komite K3 ini harus memandu perjalanan para tamu sampai tujuan mereka di wilayah atau area pertambangan tersebut selesai. 

Itulah beberapa hal mengenai pentingnya K3 dalam Pertambangan. Selamat membaca!

 

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia