Masih soal garam, kali ini kita akan membahas soal tambang garam terbesar di dunia, salah satunya ada di negeri kita lho, Indonesia.
Penasaran dinegara mana saja? Simak artikel dibawah ini ya!
Garam merupakan komoditas penting bagi kehidupan manusia. Selain sebagai penambah cita rasa pada makanan, garam juga bermanfaat bagi tubuh manusia yaitu menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh kita. Namun kelebihan konsumsi garam juga akan mengakibatkan berbagai macam penyakit.
Garam juga digunakan dalam industri-industri tertentu seperti industri farmasi, industri perminyakan, industri aneka pangan dan juga industri pengolahan air (water treatment).
1. Sifto Salt Mine-Goderich Ontario Canada

Terletak 1.800 kaki dibawah Danau Huron. Beroperasi sejak tahun 1959 dan diakusisi oleh Compass Minerals pada tahun 1990. Menghasilkan 7 juta ton garam per tahun.
2. Khewra Salt Mines- Pakistan

Berada di Khewra, utara Pind Dadan Khan, sebuah subdivisi administratif Distrik Jhelum, Wilayah Punjab, Pakistan. Tambang ini terkenal dengan produksi garam Khewra merah mudanya, sering kali dipasarkan sebagai garam Himalaya. Terowongan utama di permukaan tanah yang membentang hampir setengah mil ke gunung. Menghasilkan 325.000 ton per tahun.
3. Prahova Salt Mine- Rumania

Terletak di antara lembah Prahova dan Lembah Teleajen, 44 km Ploiesti, pada ketinggian 400 meter. Beralih fungsi menjadi lokasi terapi medis penyembuhan infeksi pernafasan. Dilengkapi dengan galeri setinggi 55 meter dengan display pahatan patung-patung garam.
4. Dataran Garam Atacama-Chili

Atacama menempati wilayah seluas 40.600 mil persegi (105.000 km2)[5] di Chili utara, sebagian besar terdiri dari cekungan garam (salares), pasir, dan aliran lava felsik terhadap Andes. Mempunyai sumber lithium aktif terbesar di dunia, memasok sekitar 36% lithium karbonar dunia.
5. Weliczka Salt Mines- Polandia

Tambang garam Wieliczka, yang digali sejak abad ke-13, terus memproduksi garam meja hingga 2007, sebagai salah satu tambang garam tertua di dunia yang beroperasi. Tambang Garam Wieliczka sekarang resmi menjadi Monumen Bersejarah Polandia (Pomnik Historii) dan Situs Warisan Dunia UNESCO.
6. Desa Palibelo- Indonesia

Indonesia memiliki salt pan yang bernama Teluk Bima dengan luas 7 mil persegi dan mampu menghasilkan garam selama berabad-abad. Produksinya masih dikelola individu atau koperasi kecil meskipun sudah merambah pasar internasional.
7. Danakil Salt Flat- Ethiopia

Danakil Salt Flat merupakan sumber hampir semua garam yang dijual di Ethiopia. Identik dengan panas terik, di mana suhu rata-rata 34 derajat Celcius dan kadang-kadang naik hingga 50 derajat. Tambang garam yang terletak di Danau Afar, yang merupakan bagian dari depresi, membentang sekitar 60.000 kilometer persegi dan naik hingga 300 kaki di bawah permukaan laut.
8. Maras Salt Mine- Peru

Tersembunyi di Lembah Suci, terdapat kolam garam surealis ini, yang dikenal sebagai Tambang Garam Maras, penghasil the rich pink salt yang terbawa dari air bawah tanah.
9. Asse Salt Mine- Jerman

Salt mine on a balearic Island
Tambang Asse II dikembangkan antara tahun 1906 dan 1908 hingga kedalaman 765 meter (2.510 kaki). Awalnya mengekstraksi kalium, tambang juga menghasilkan garam batu dari tahun 1916 hingga 1964.
10. Catherdal of Salt- Colombia

Katedral Garam Zipaquirá (Spanyol: Catedral de Sal de Zipaquirá) adalah gereja Katolik Roma bawah tanah yang dibangun di dalam terowongan tambang garam 200 meter (660 kaki) di bawah tanah di gunung halit dekat kota Zipaquirá, di Cundinamarca, Kolombia. Ini adalah tujuan wisata dan tempat ziarah di negara ini.
