Harga Komoditas Naik, Perusahaan Tambang Ramai Catat Laba Bersih!

Mei 25, 2022

Beberapa emiten pertambangan mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal pertama tahun 2022. Mereka menerbitkan laporan keuangan yang menunjukan adanya peningkatan laba bersih dan pendapatan.

Perusahaan yang terbaru adalah PT Timah Tbk (TINS) yang mencatatkan pendapatan sampai dengan Rp 4,4 triliun, di mana jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 80% secara tahunan, pada periode pertama tahun 2022.

Kemudian, untuk laba bersih perusahaan juga naik ke angka Rp 601 miliar atau naik sebesar 5.713% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 yang berada di angka Rp 10 miliar.

Selanjutnya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang dapat mengubah kinerja keuangan mereka dari mengalami kerugian hingga membukukan laba bersih.

Seperti yang diketahui, Merdeka Copper Gold pada tahun 2021 mengalami kerugian sebesar $4,98 juta dan kuartal pertama tahun ini mendapatkan laba bersih sebesar $69,65juta.

Bangkitnya Merdeka Copper Gold dari kerugian ditunjang oleh naiknya pendapatan. Pendapatan mereka naik sebesar 164, 44% dari sebelumnya dengan jumlah pendapatan sebesar $46,54 juta pada kuartal pertama tahun lalu menjadi sebesar $123,08 juta untuk periode tahun ini.

Harga jual rata-rata menjadi faktor meningkatnya kinerja perusahaan tambang tersebut. Vale Indonesia mencatatkan kenaikan harga jual rata-rata untuk pengiriman nikel dalam matte sebesar $17.432 per ton dibandingkan dengan tahun lalu sebesar $15.372 per ton.

Di samping itu, Timah Indonesia juga mengalami hal yang sama, di mana harga jual rata-rata mereka naik dari sebelumnya sebesar $24.992 per metrik ton pada kuartal pertama tahun 2021 menjadi $43.946 per metrik ton untuk periode yang sama tahun ini.

 

 

Konsultasi Gratis Arga Dirga

Dapatkan solusi terbaik untuk Perusahaan Tambang Anda mulai dari konsultasi izin tambang, izin lingukngan, pemetaan drone, survet Geofisika, dan pelatihan In House bersama Arga Dirga, yang sudah berpengalaman selama 6 tahun membantu ratusan perusahaan tambang seluruh Indonesia